Tulisan ini merupakan bagian dari sebuah seri penilaian web usability Lion Air. Bagian-bagian tersebut adalah:
1. Pendahuluan dan Sekilias Lion Air
2. Kriteria evaluasi dan penilaian heuristic 1-5
3. Penilaian heuristic 6-10
4. Kesimpulan, Penutup, dan Referensi
Pendahuluan
“Make it as simple as it needs to be. But no simpler. “ – Albert Einstein
Web usability adalah segalanya mengenai perancangan dan pembuatan website yang membantu pengunjung untuk menyelesaikan tujuan nya dengan cepat dan efisien. Dengan website yang usable, lembaga atau perorangan dapat mendapatkan keuntungan yang besar. Menurut IBM setiap £1 yang diinvestasikan untuk meningkatkan usability akan mengembalikan £10 sampai £100. Bahkan penelitian useit.com merombak ulang usability web dapat meningkatkan sales/konversi sampai 100%.
Pada dasarnya Web Usability mempunyai empat point penting:
1. Website anda harus mudah di navigasi
Seiring waktu pengunjung sudah terbiasa dengan suatu layout atau frase di internet, contohnya:
- Logo berada di pojok kiri atas dan link back kehalaman home
- Terminologi “About Us” digunakan untuk informasi organisasi
- Navigasi berada pada tempat yang sama pada setiap halaman dan berdekatan dengan isi
- Segala sesuatu yang berkelap-kelip atau ditempatkan diatas logo biasanya iklan
Diatas merupakan contoh yang umum. Masih banyak contoh lainnya untuk meningkatkan website usability. Pengembang web sebaiknya jangan melihat dengan sebelah mata konvensi ini karena semakin lama pengguna terbiasa dengan suatu hal. Melanggar konvensi ini anda mungkin mendapatkan website dengan usability yang rendah dan pengguna yang tidak puas.
2. Halaman dapat dibuka dengan cepat
8.6 detik adalah waktu maksimum pengguna mau menunggu suatu halaman terbuka (weboptimisation.com). Pada september 2006 sekitar sepertiga pengguna internet di Inggris terkoneksi ke Internet menggunakan Dial-up(statistics.gov.uk). Jadi sangat penting sebuah website memiliki waktu load yang cepat untuk memenuhi usability yang baik.
3. Informasi harus mudah didapatkan
Kita membaca halaman web berbeda dengan media cetak. Secara umum kita membacanya dengan teknik skimming daripada kata-per-kata. Ketika kita membaca halaman web beberapa hal harus mencolok, seperti:
- Heading
- Link Text
- Bold Text
- Bulleted List
4. Jangan halangi pengguna
Jangan halangi pengunjung web dari navigasi dengan cara yang ia inginkan:
- Disable right click
- Disable back button
- Penggunaan frame
- Kewajiban untuk sign up terlebih dahulu sebelum dapat melihat suatu informasi
Banyak cara website menghalangi penggunanya, sehingga merusak usability-nya.
Sekilas Lion Air
Lion Air adalah sebuah perusahaan penerbangan swasta lokal yang berbasiskan di Jakarta. Selain melayani penerbangan lokal, Lion Air juga melayani penerbangan Internasional, seperti ke: Malaysia, Singapore, Vietnam, dan Saudi Arabia. Lion Air termasuk perusahaan penerbangan yang cukup sibuk melayani 42 rute dengan 226 penerbangan setiap harinya.
Sudah semestinya Lion Air memiliki sebuah website (http://www2.lionair.co.id/) yang melayani kebutuhan pelanggan nya. Mulai dari korporat yang mencari informasi perusahaan hingga individu yang ingin memesan tiket. Sehingga website Lion Air bertindak sebagai company profile dan costumer service. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut sudah sewajarnya web Lion Air mempunyai web usability yang baik dan dapat diandalkan. Sehingga dapat memuaskan pelanggan dan profesionalitas di mata korporat dapat terjaga.
Tetapi sayangnya banyak temuan yang mengurangi usability dari web lion air. Sehingga perlu adanya suatu pengukuran dan testing terhadap usability web Lion Air. Tentu saja, temuan-temuan dalam penelitian ini hanya permulaan dan tidak mencakup seluruh point dalam penilaian web usability. Bagaimanapun juga, sebagai salah satu pengunjung setia website tersebut, saya rasa perlu adanya perbaikan-perbaikan dalam beberapa hal. Rasanya ini akan membantu pihak terkait untuk mengevaluasi kembali website mereka dalam hal usability.
Bersambung ke Part 2

